Subjudul:
Kenalkan sistem pelayanan kesehatan primer dan pendekatan promotif-preventif sejak tahap preklinik

Bantul, 24 September 2026 — Mahasiswa semester 3 Program Studi Kedokteran Universitas Alma Ata (UAA) mengikuti kegiatan Preclinical Exposure di Puskesmas Sedayu 1, Bantul pada Hari Selasa, 22 September dan Kamis, 24 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenal lingkungan, sistem, serta berbagai bentuk pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Kegiatan diawali dengan penyambutan dan pengarahan oleh Kepala Puskesmas Sedayu 1, dr. Annafsul Mutmainah, M.Sc. Mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai peran puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama serta pentingnya pelayanan yang terintegrasi dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Mahasiswa perlu mengenal secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan berjalan di puskesmas. Tidak hanya memahami pelayanan klinis, tetapi juga melihat aspek manajemen, promotif, preventif, serta kolaborasi berbagai layanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”
ungkap dr. Annafsul Mutmainah, M.Sc.

Mengenal Pelayanan melalui Sistem Klaster

Usai mendapatkan pengarahan, mahasiswa diajak berkeliling untuk mengenal berbagai klaster pelayanan yang tersedia di Puskesmas Sedayu 1.

Pada Klaster 1 Manajemen, mahasiswa mengunjungi ruang kepala puskesmas, tata usaha, ruang dokter, serta ruang arsip dan dokumen. Kunjungan ini memberikan gambaran mengenai bagaimana aspek administrasi dan manajemen mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, mahasiswa mengunjungi Klaster 2 Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang meliputi ruang KIA, ruang KB, ruang gizi, ruang penyimpanan vaksin, ruang bersalin/VK, ruang rawat inap pascapersalinan, serta pojok bermain anak. Mahasiswa dapat melihat keterkaitan berbagai layanan dalam mendukung kesehatan ibu dan anak secara berkesinambungan.

Pada Klaster 3 Dewasa dan Lansia, mahasiswa diperkenalkan dengan ruang pemeriksaan umum serta pelayanan rawat inap umum dan persalinan. Sementara itu, Klaster 4 Penanggulangan Penyakit Menular mencakup ruang infeksius, ruang sterilisasi, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, dan surveilans.

Selain empat klaster utama tersebut, mahasiswa juga mengunjungi sejumlah layanan lintas klaster, antara lain UGD, Gigi dan Mulut, Fisioterapi, Psikolog, Farmasi, Laboratorium, Akupresur, ruang tunggu pasien, serta pelayanan gizi.

Menghubungkan Pembelajaran dengan Praktik Lapangan

Kegiatan Preclinical Exposure memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menghubungkan pembelajaran yang diperoleh di lingkungan akademik dengan kondisi nyata pelayanan kesehatan. Mahasiswa tidak hanya mengenal fungsi masing-masing unit, tetapi juga memahami bahwa pelayanan kesehatan membutuhkan keterpaduan berbagai layanan dan tenaga kesehatan.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat membangun pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pelayanan kesehatan primer, khususnya pendekatan promotif dan preventif. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan Program Studi Kedokteran UAA yang menempatkan prevensi Diabetes Mellitus (DM) sebagai salah satu keunggulan program studi.

Melalui kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin siap memahami kebutuhan kesehatan masyarakat serta mengembangkan perspektif dokter yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Penulis: dr. Widhowati Destiathree Supardi, M.Biomed