Pemberangkatan Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Periode II Tahun 2026: Membangun Generasi Muda Bebas Penyakit Tidak Menular melalui Edukasi, Inovasi, dan Pemberdayaan Masyarakat – Program Studi Kedokteran Universitas Alma Ata. Universitas Alma Ata (UAA) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun 2026 yang terdiri atas KKN Tematik, KKN Internasional, dan KKN Tahfidzul Qur’an pada hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Mengusung tema “Membangun Generasi Muda Bebas Penyakit Tidak Menular (PTM): Integrasi Edukasi Kesehatan, Inovasi Pendidikan, serta Kemandirian Ekonomi dan Bisnis Kreatif Berbasis Potensi Daerah”, KKN Periode II Tahun 2026 diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan dan sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia. Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, dan obesitas menjadi fokus utama karena prevalensinya yang terus meningkat, termasuk pada kelompok usia produktif dan remaja.

Melalui KKN Tematik, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program promotif dan preventif, mulai dari edukasi pola hidup sehat, skrining faktor risiko PTM, kampanye aktivitas fisik, hingga pendampingan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Sementara itu, KKN Internasional menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan global melalui kolaborasi lintas negara, berbagi pengalaman, serta memperkenalkan nilai-nilai lokal Indonesia dalam konteks pembangunan masyarakat. Adapun KKN Tahfidzul Qur’an mengintegrasikan penguatan nilai-nilai keislaman melalui pembinaan hafalan Al-Qur’an, pendidikan karakter, dan pemberdayaan masyarakat berbasis spiritual.

Selain aspek kesehatan, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan inovasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan usaha mikro, bisnis kreatif, digital marketing, hingga pemanfaatan potensi unggulan daerah. Pendekatan multidisiplin ini diharapkan mampu menciptakan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

Rektor Universitas Alma Ata, Prof. dr. H. Hamam Hadi, M.Sc., Sc.D., Sp.GK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Beliau menekankan bahwa mahasiswa Universitas Alma Ata harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi berdasarkan ilmu pengetahuan, empati, dan kolaborasi.

Beliau juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi profesionalisme, etika, serta semangat melayani masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan KKN Periode II Tahun 2026, Universitas Alma Ata kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Diharapkan seluruh peserta KKN dapat menjadi duta Universitas Alma Ata yang membawa semangat inovasi, pengabdian, dan kolaborasi untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, mandiri, dan produktif menuju Indonesia yang lebih maju.

Penulis : dr. Widhowati Destiathree Supardi, M.Biomed