Universitas Alma Ata melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan (FKIK) terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan sistem asesmen kedokteran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Alma Ata, dr. Hanson, M.Biomed dan dr. Salsabil Priladiya Rafida, dalam kegiatan Pelatihan IT dan Item Bank Administration (IBA) MCQ Lumbung AIPKI yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) di Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan MCQ Item Bank Kolaboratif “Lumbung AIPKI”, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan mendukung transformasi pendidikan kedokteran menuju Competency-Based Medical Education (CBME) melalui penguatan sistem asesmen yang valid, reliabel, terstandarisasi, dan berkelanjutan.

Pelatihan memberikan penguatan kapasitas peserta dalam penyusunan dan pengelolaan soal Multiple Choice Questions (MCQ) berbasis kompetensi. Materi yang disampaikan mencakup desain asesmen dan blueprinting dalam kerangka CBME dan Outcome-Based Education (OBE), teknik penyusunan vignette klinis, pengembangan distractor yang fungsional, quality assurance dan item review, serta pengantar standard setting dan analisis performa soal.

Selain materi konseptual, kegiatan juga dilaksanakan melalui praktik langsung (hands-on practice) dalam proses penyusunan, input, dan review soal pada sistem Lumbung AIPKI. Metode pembelajaran meliputi mini lecture, small group workshop, peer review, simulasi alur kerja item bank, serta umpan balik intensif dari fasilitator.

Keikutsertaan dr. Hanson, M.Biomed dan dr. Salsabil Priladiya Rafida diharapkan dapat memperkuat kapasitas Fakultas Kedokteran Universitas Alma Ata dalam mengembangkan sistem asesmen berbasis kompetensi. Kompetensi yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengembangan kualitas soal, proses evaluasi pembelajaran, serta penguatan tata kelola bank soal di lingkungan institusi.

Melalui keterlibatan dalam program Lumbung AIPKI, Universitas Alma Ata juga turut mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem asesmen pendidikan kedokteran secara kolaboratif di tingkat nasional. Program ini diharapkan dapat mendorong tersedianya bank soal berkualitas tinggi yang disusun, ditinjau, dan dikembangkan berdasarkan prinsip validitas, reliabilitas, fairness, serta kesesuaian dengan blueprint dan capaian pembelajaran.

Partisipasi Fakultas Kedokteran Universitas Alma Ata dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran dan pengembangan sistem asesmen yang berkelanjutan, berbasis kompetensi, serta selaras dengan perkembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Penulis : dr. Hanson. M.Biomed